SELAMAT DATANG DI BLOG SAYA, TERIMAKASIH SUDAH BERKUNJUNG

Tuesday, September 6, 2016

kumpulan materi perkuliahan semester 1-6


Thursday, September 1, 2016

Tugas akuntansi perbankan


1. Ada beberapa perbedaan antara bank dan lembaga keuangan bukan bank, yaitu :

    -Lembaga keuangan bank (disebut bank saja) merupakan lembaga keuangan yang paling lengkap kegiatannya yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman serta melaksanakan kegiatan jasa keuangan lainnya, sedangkan Lembaga keuangan non bank (disebut lembaga keuangan lainnya) kegiatannya difokuskan pada salah satu kegiatan keuangan saja. Misalnya : *perusahaan leasing menyalurkan dana dalam bentuk barang modal kepada perusahaan penyewa (lessee), *pegadaian menyalurkan dana dalam bentuk pinjaman jangka pendek dengan jaminan barang bergerak.
    -Bank dapat secara langsung menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, deposito berjangka. Sedangkan LK Non Bank tidak dapat secara langsung menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk giro, tabungan, dan deposito berjangka.
    -Bank Umum dapat menciptakan uang giral yang dapat mempengaruhi jumlah uang yang beredar dimasyarakat. Sedangkan LK Non Bank tidak bisa melakukan hal tersebut.
2. Fungsi bank yang utama ada 3 yaitu :
   1. Bank berfungsi sebagai alat untuk menghimpun dan menyalurkan dana kepada masyarakat.
   2. Fungsi bank yaitu memobilisasi dana untuk pembangunan ekonomi suatu negara, dengan menghimpun dana dari masyarakat untuk berinvestasi terhadap pembangunan negara.
   3. Bank berfungsi sebagai lembaga yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, yang berupa jasa pelayanan perbankan kepada masyarakat agar masyarakat merasa nyaman dan aman di dalam menyimpan dananya tersebut.
3. Dalam menjalankan kegiatannya, bank mempunyai peran penting dalam sistem keuangan nasional. Hal ini dapat dijelaskan, sebagai berikut:

    Pengalihan asset (asset transmutasion) yaitu: pengalihan dana atau aset dari unit surplus ke unit defisit. Dalam hal ini, seumber dana yang diberikan pada pihak peminjam berasal dari pemilik dana yaitu unit surplus yang jangka waktunya dapat diatur sesuai dengan keinginan pemilik dana. Dengan demikian, bank berperan sebagai pengalih aset yang likuid dari unir surplus (lender) kepada unit defisit (borrower)
    Transaksi (transaction), yaitu bank memberikan berbagai kemudahan kepada pelaku ekonomi untuk melakukan transaksi keuangan. Dalam ekonomi modern, transaksi barang dan jasa tidak pernah terlepas dari transaksi keuangan. Untuk itu, produk, jasa dan layanan yang ditawarkan oleh bank (seperti tabungan, deposito, giro, pemberian kredit, jasa pengiriman uang, layanan ebanking serta layanan perbankan lainnya) memudahkan masyarakat dalam bertransaksi.
    Likuditas (liquidity) yaitu: bank juga berperan sebagai penjaga likuiditas masyarakat, dengan membantu aliran likuiditas/dana dari unit surplus kepada unit defisit yang dilakukan dengan cara unit surplus menempatkan dana nya dalam bentuk giro, tabungan, depostio dan produk dana bank lainnya yang kemudian disalurkan dalam bentuk kredit kepada pihak yang mengalami defisit. Dengan demikian bank memberikan layann fasilitas pengelolaan likuiditas kepada pihak yang surplus likuiditas dan menyalurkannya kepada pihak yang mengalami kekurangan likuiditas.
    Efisiensi (Efficiency), yaitu: peranan bank sebagai broker adalah menemukan peminjam dan pengguna modal tanpa mengubah produknya. Disini bank hanya memperlancar dan mempertemukan pihak-pihak yang saling membutuhkan. Adanya informasi yang tidak simetris (asymetric information) antara peminjam dan investor menimbulkan masalah insentif. Peran bank menjadi penting untuk memecahkan masalah insentif tersebut. Untuk jelas peran bank dalam hal ini yaitu menjembatani dua pihak yang saling berkepentingan untuk menyamakan informasi yang tidak sempurna, sehingga terjadi efisiensi biaya ekonomi.
4. a. Kepercayaan masyarakat pada suatu bank, dimana hal ini sangat dipengaruhi oleh kinerja bank yang bersangkutan, posisi keuangan, kapabilitas, dan kredibilitas para manajemen bank.
   b. Ekspektasi, yaitu perkiraan pendapatan yang akan diterima oleh penabung dibandingkan dengan alternatif investasi lainnya dengan tingkat resiko yang sama.
   c. Keamanan, yaitu jaminan keamanan oleh bank atas dana nasabah.
   d. Ketepatan waktu, yaitu pengembalian simpanan nasabah yang harus selalu tepat waktu.
   e. Pelayanan yang lebih cepat dan fleksibel.
   f. Pengelolaan dana bank yang hati-hati.
5. Cek adalah perintah tertulis nasabah kepada bank untuk menarik dananya sejumlah tertentu atas namanya atau atas unjuk. Cek dapat terbilang sah dan resmi apabila sudah ditandatangani oleh yang bersangkutan.
   Bilyet giro adalah surat perintah dari nasabah kepada bank yang memelihara rekening giro nasabah tersebut, untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening yang bersangkutan kepada pihak penerima yang disebutkan namanya atau nomor rekening pada bank yang sama atau bank yang lain.
    Persamaan Cek dan Bilyet Giro

    Sama-sama merupakan alat pembayaran giral.
    Mempunyai jangka waktu kadaluarsa yang sama yaitu selama 70 hari.
    Baik cek maupun bilyet giro, keduanya bisa dijadikan bahan perhitungan pada lembaga kliring.
    Keduanya bersifat atau merupakan perintah kepada bank untuk melaksanakan mutasi pembayaran pada rekening nasabah.

 Perbedaan Cek dan Bilyet Giro
Cek

    Cek dapat diuangkan langsung secara tunai.
    Pembayaran oleh bank dapat dilakukan atas unjuk (Dapat diendorsmentkan)
    Dikenakan biaya materai
    Cek berfungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk membayar dengan uang tunai kepada orang yang ditunjuk atau penbawa cek tersebut.
    Cek tidak dapat diuangkan pada bank yang bersangkutan sebelum di beri tanggal penerbitanya.
    Hanya tercantum tanggal penerbitan karena dikenal adanya cek mundur
    Sumber hukum KUHD


Bilyet Giro

    Bilyet Giro tidak dapat  diuangkan langsung secara tunai
    Pemindah bukuan yang dilakukan oleh bank hanya dapat dilakukan atas nama (Tidak dapat diendosir)
    Bebas biaya materai
    Bilyet giro berfungsi sebagai surat perintah dari nasabah kepada bank untuk memindahkan dananya kepada orang yang di tunjuk dan mempunyai rekening yang jelas pada bank tertentu.
    Bilyet giro dapat diserahkan bank sebelum tanggal efektif, jika tanggal efektif tersebut lebih awal dari tanggal penerbitanya
    Tercantum tanggal penerbitan dan tanggal efektif.
    Sumber hukum PBI


Wednesday, August 31, 2016

TUGAS MATERI TIK FAKULTAS EKONOMI UPNVJ





 MAKALAH
  “PT. Bank Rakyat Indonesia’’
            Hasil gambar untuk LOGO UPNVJ

     Oleh :
D3.Keuangan Perbankan -Teknologi Informasi dan Komunikasi
Nama Kelompok :
1.       Ridwan 1510101031
2.       Widya.1510101023
3.       Asri L. 1510101015

PROGRAM STUDI D-3 KEUANGAN PERBANKAN
     FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”
JAKARTA
KATA PENGANTAR


Puji dan syukur Tim Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya yang telah dilimpahkan kepada Tim Penulis sehingga Tim Penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Ragam Bahasa” yang merupakan salah satu tugas perkembangan akuntansi keuangan Bahasa Indonesia .
Dalam makalah ini kami membahas mengenai bagaimana mengidentifikasikan masalah tulisan, latar belakang, tujuan dan manfaat penulisan, mengindentifikasi kerangka teori, formulasi isi tulisan dan bagaimana membuat kesimpulan dan saran dalam Ragam Bahasa.

















DAFTAR ISI

ABSTRAK ........................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii

DAFTAR ISI ........................................................................................................ v
DAFTAR GAMBAR ............................................................................................. viii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................... ix

BAB I PENDAHULUAN
1.1.       Identifikasi masalah ......................................................... 1

1.2.       Maksud dan tujuan penelitian .......................................... 2

1.3.       Kegunaan penelitian ......................................................... 4

1.4.       Metode penelitian .............................................................. 6

1.5.       Lokasi dan waktu penelitian .............................................  8

BAB II TINJAUAN PUSTAKA
   
      2.1Manajemen ......................................................................... 10

      2.11. Pengertian manajemen ................................................... 12

          2.1.2 Bidang-bidang manajemen ............................................ 15

      2.1.3 Manajemen keuangan ..................................................... 16

2.2 Manajemen

      2.2.1 Pengertian manajemen keuangan ................................... 18

      2.2.2 Fungsi manajemen keuangan ..........................................19

      2.2.3 Tujuan manajemen keuangan ......................................... 22
2.3 Bank

      2.3.1 Pengertian Bank ........................................................... 13

      2.3.2 Fungsi Bank   ...............................................................  14

      2.3.3 Kegiatan Pokok Bank ..................................................  20

BAB III PENUTUP
3.1   Kesimpulan .................................................................. 22
3.2   Saran ............................................................................. 25
























BAB I
PENDAHULUAN

A.    Sejarah Berdiri PT. Bank Rakyat Indonesia[1][1]
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
Pada periode setelah kemerdekaan RI, berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946 Pasal 1 disebutkan bahwa BRI adalah sebagai Bank Pemerintah pertama di Republik Indonesia. Dalam masa perang mempertahankan kemerdekaan pada tahun 1948, kegiatan BRI sempat terhenti untuk sementara waktu dan baru mulai aktif kembali setelah perjanjian Renville pada tahun 1949 dengan berubah nama menjadi Bank Rakyat Indonesia Serikat. Pada waktu itu melalui PERPU No. 41 tahun 1960 dibentuklah Bank Koperasi Tani dan Nelayan (BKTN) yang merupakan peleburan dari BRI, Bank Tani Nelayan dan Nederlandsche Maatschappij (NHM). Kemudian berdasarkan Penetapan Presiden (Penpres) No. 9 tahun 1965, BKTN diintegrasikan ke dalam Bank Indonesia dengan nama Bank Indonesia Urusan Koperasi Tani dan Nelayan.
Setelah berjalan selama satu bulan, keluar Penpres No. 17 tahun 1965 tentang pembentukan bank tunggal dengan nama Bank Negara Indonesia. Dalam ketentuan baru itu, Bank Indonesia Urusan Koperasi, Tani dan Nelayan (eks BKTN) diintegrasikan dengan nama Bank Negara Indonesia unit II bidang Rural, sedangkan NHM menjadi Bank Negara Indonesia unit II bidang Ekspor Impor (Exim).
Berdasarkan Undang-Undang No. 14 tahun 1967 tentang Undang-undang Pokok Perbankan dan Undang-undang No. 13 tahun 1968 tentang Undang-undang Bank Sentral, yang intinya mengembalikan fungsi Bank Indonesia sebagai Bank Sentral dan Bank Negara Indonesia Unit II Bidang Rular dan Ekspor Impor dipisahkan masing-masing menjadi dua Bank yaitu Bank Rakyat Indonesia dan Bank Ekspor Impor Indonesia. Selanjutnya berdasarkan Undang-undang No. 21 tahun 1968 menetapkan kembali tugas-tugas pokok BRI sebagai bank umum.
Sejak 1 Agustus 1992 berdasarkan Undang-Undang Perbankan No. 7 tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah RI No. 21 tahun 1992 status BRI berubah menjadi perseroan terbatas. Kepemilikan BRI saat itu masih 100% di tangan Pemerintah Republik Indonesia. Pada tahun 2003, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menjual 30% saham bank ini, sehingga menjadi perusahaan publik dengan nama resmi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., yang masih digunakan sampai dengan saat ini.
B.     Visi dan Misi[2][2]
Dalam penembangan dan mempertahankan serta meningkatkan daya saing yang kompetitif maka PT Bank Rakyat Indonesia merilis visi serta misi yang handal yaitu :
1.      Visi BRI
Menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah.
2.      Misi BRI
Melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional dengan melaksanakan praktek good corporate governance. Memberikan keuntungan dan manfaat yang optimal kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

C.    Management
1.      Direksi[3][3]
Manajemen
Sofyan Basir
Direktur Utama / President Director
Manajemen
A. Toni Soetirto
Direktur / Director
Manajemen
Djarot Kusumayakti
Direktur / Director
Manajemen
Sarwono Sudarto
Direktur / Director
Manajemen
Sulaiman A. Arianto
Direktur / Director
Manajemen
Lenny Sugihat
Direktur / Director
Manajemen
Randi Anto
Direktur / Director
Manajemen
Achmad Baiquni
Direktur / Director
Manajemen
Suprajarto
Direktur / Director
Manajemen
Asmawi Syam
Direktur / Director
Manajemen
Gatot Mardiwasisto
Direktur / Director

2.      Dewan Komisaris[4][4]
Manajemen
Bunasor Sanim
Komisaris Utama / President Commissioner
Manajemen
Mustafa Abubakar
Wakil Komisaris Utama / Vice President Commissioner
Manajemen
Aviliani
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Manajemen
Heru Lelono
Komisaris / Commissioner
Manajemen
Adhyaksa Dault
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Manajemen
Hermanto Siregar
Komisaris / Commissioner
Manajemen
Ahmad Fuad
Komisaris Independen / Independent Commissioner
Manajemen
Vincentius Sonny Loho
Komisaris / Commissioner


BAB II
PRODUK-PRODUK
PT BANK RAKYAT INDONESIA
A.    SIMPANAN
Dalam penghimpuanan dana PT Bank Rakyat Indonesia membagi dalam tiga kelompok, yaitu Tabungan, Deposito dan Giro BRI. Penjelasannya sebagai berikut :
1.      Tabungan
Tabungan adalah simpanan dari pihak ketiga yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro dan atau alat lainya yang dapat dipersamakan dengan itu.[5][5]
Pada PT Bank Rakyat Indonesia memiliki banyak jenis tabungan yang dipersembahakan oleh pihak bank kepada nasabah, yaitu :
a)      Tabungan BritAma
Tabungan BritAma adalah Tabungan dari Bank BRI, dengan system Real Time On-Line di seluruh Indonesia Anda dapat melakukan penyetoran dan penarikan tunai di Unit Kerja Bank BRI dan dilengkapi dengan fasilitas BritAma Prime Card.
Fasilitas yang diberikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia oleh pihak bank kepada nasabah adalah berupa :

1)      Transfer Otomatis Antar Rekening
Fasilitas ini terbagi atas tiga keunggulan yaitu :
ü  Automatic Fund Transfer (AFT) : Fasilitas untuk mentransfer dana dari rekening BritAma ke rekening simpanan di BRI, baik di Unit Kerja sendiri ataupun di Unit Kerja lain, setiap tanggal tertentu dengan nominal transfer tertentu yang bersifat tetap (secara rutin).
ü  Account Sweep : Fasilitas untuk mentransfer dana dari satu rekening ke rekening lainnya di Unit Kerja sendiri ataupun di Unit Kerja lain secara otomatis yang sebelumnya di set up saldo minimal atau saldo maksimalnya. Transfer otomatis terjadi apabila batas saldo minimal atau maksimal tersebut terlampaui. Fasilitas ini dapat digunakan untuk keperluan BritAma mem-back up giro secara otomatis.
ü  Automatic Grab Fund (AGF) : Fasilitas transfer otomatis untuk menarik (mendebet) dana secara otomatis oleh satu rekening dari rekening lainnya, baik di Unit Kerja sendiri maupun Unit Kerja lain. Inisiatif pendebetan berasal dari rekening yang akan mendebet, dengan nominal transaksi yang bersifat tetap. Fasilitas ini dapat digunakan untuk pembayaran angsuran pinjaman secara otomatis, dimana rekening pinjaman akan secara otomatis mendebet rekening BritAma untuk membayar angsurannya.
2)      Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident) : Setiap nasabah BritAma dengan saldo minimal Rp500.000,- (Lima ratus ribu rupiah), berhak atas jaminan asuransi kecelakaan diri (Personal Accident) dengan nilai pertanggungan sebesar 250 % dari saldo dan maksimal pertanggungan Rp.150.000.000,-. Selain itu asuransi BritAma juga mengcover rawat inap dan cacat tetap.
3)      Aksesibilitas BRI Card (Jaringan BRI Card )
4)      Undian Berhadiah Miliaran Rupiah
Persyaratan yang harus dilengkapi oleh nasabah untuk membuka account tabungan BritAma ini adalah sebagai berikut :
1)      Mengisi formulir aplikasi pembukaan tabungan BritAma
2)      Setoran awal Rp. 250.000,-
3)      Perorangan : Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) dan NPWP (bila ada).
4)      Non Perorangan : Melampirkan fotokopi Akte Pendirian/Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.

b)     Simpedas
Simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan dengan mata uang rupiah, yang dapat dilayani di Kantor Cabang Khusus BRI / Kanca BRI / KCP BRI / BRI Unit /Teras BRI, yang jumlah penyetoran dan pengambilannya tidak diabatasi baik frekuensi maupun jumlahnya, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.
Keunggulan tabungan yang dapat dinikmati oleh nasabah pada simpedas ini adalah Jaringan yang tersebar luas di seluruh Indonesia dan terhubung secara On Line, Peluang besar untuk memenangkan hadiah, total Milyaran Rupiah, Dilengkapi dengan BRI Card (Kartu BRI) yang berfungsi sebagai Kartu ATM dan Kartu Debit dengan fitur transaksi yang lengkap, Pembukaan Rekening Tabungan Simpedes BRI yang mudah dan praktis, di seluruh unit kerja BRI dan Jumlah dan frekuensi setor dan ambil tidak dibatasi, sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku.
Fasilitas yangdiberikan dan  dapat dinikmati oleh nasabah pada simpedas ini adalah :


1.      Transfer Otomatis Antar Rekening
Adapun jenis-jenis transfer Otomatis Antar Bank sebaai berikut :
ü  Automatic Fund Transfer (AFT) : Fasilitas untuk mentransfer dana dari rekening Simpedes ke rekening simpanan di BRI, baik di Unit Kerja sendiri ataupun di Unit Kerja lain, setiap tanggal tertentu dengan nominal transfer tertentu yang bersifat tetap (secara rutin).
ü  Account Sweep : Fasilitas untuk mentransfer dana dari satu rekening ke rekening lainnya di Unit Kerja sendiri ataupun di Unit Kerja lain secara otomatis yang sebelumnya di set up saldo minimal atau saldo maksimalnya. Transfer otomatis terjadi apabila batas saldo minimal atau maksimal tersebut terlampaui. Fasilitas ini dapat digunakan untuk keperluan Simpedes mem-back up giro secara otomatis.
ü  Automatic Grab Fund (AGF) : Fasilitas transfer otomatis untuk menarik (mendebet) dana secara otomatis oleh satu rekening dari rekening lainnya, baik di Unit Kerja sendiri maupun Unit Kerja lain. Inisiatif pendebetan berasal dari rekening yang akan mendebet, dengan nominal transaksi yang bersifat tetap. Fasilitas ini dapat digunakan untuk pembayaran angsuran pinjaman secara otomatis, dimana rekening pinjaman akan secara otomatis mendebet rekening Simpedes untuk membayar angsurannya.
Persyaratan yang harus dilengkapi oleh nasabah untuk membuka account tabungan Simpedas ini adalah sebagai berikut :
1.      Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening
2.      Perorangan : Melengkapi identitas diri, WNI : KTP / SIM / Paspor serta WNA : KITAS atau KITAP
3.      Non Perorangan : Melengkapi identitas perusahaan, Anggaran Dasar dan SIUP, SITU, dsb
4.      Aksesibilitas BRI Card
5.      Jaringan BRI Card

c)      Tabungan TKI
Tabungan yang diperuntukkan bagi para TKI untuk mempermudah transaksi mereka termasuk untuk penyaluran / penampungan gaji TKI.
Keunggulan yang dapat dinikmati oleh nasabah atas penghimpunan dana ini adalah Setoran awal hanya Rp 50.000 dan Periode dormant lebih lama (tenggat waktu tabungan pasif)
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh nasabah untuk membuka tabungan TKI ini yaitu Mengisi formulir pembukaan rekening dan Melampirkan copy identitas diri (KTP / SIM / Paspor) disertai surat rekomendasi dari PPTKIS.
d)     Tabungan Haji[6][6]
Bila wukuf di Arafah merupakan niat suci anda, Insya Allah niat tersebut akan terwujud melalui Tabungan Haji dari Bank BRI yang kami persembahkan khusus bagi pemenuhan biaya perjalanan Haji.
Fasilitas yang diberikan berupa Gratis Biaya Administrasi, Gratis Perlindungan Asuransi Jiwa dan Kecelakaan Diri, On-line dengan SISKOHAT DEPAG, Penyetoran dapat dilakukan di Bank BRI di seluruh Indonesia dan juga melalui menu transfer di e-channel BRI dan Suvenir perlengkapan ibadah Haji.
Persyaratan yan harus dipenuhi yaitu Mengisi formulir aplikasi pembukaan Tabungan Haji BRI, Setoran awal (1. Dalam Rupiah : Rp. 50.000,-, 2. Dalam Dollar : USD 50 ) dan Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP).
e)      Tabungan BritAma Dollar[7][7]
Tabungan dalam mata uang US Dollar untuk memenuhi kebutuhan simpanan dalam mata uang valuta asing.
Keunggulan dari tabungan BritAma Dollar ini adalah Real Time Online, dapat bertransaksi secara online di lebih dari 7000 unit kerja on-line yang tersebar di seluruh Indonesia, suku bunga kompetitif, gratis Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident), nasabah dilindungi fasilitas asuransi kecelakaan diri yang diberikan secara gratis, dengan rata-rata saldo harian dalam sebulan telah mencapai USD 100 atau lebih, pertanggungan diberikan maksimal sebesar 250% dari saldo akhir atau maksimal sebesar Rp. 100.000.000,- (seratus juta rupiah) bila terjadi klaim dan penyetoran dapat dilakukan dalam mata uang Rupiah atau US Dollar.
Fasilitas yang dapat dinikmati oleh nasabah adalah Fasilitas transfer otomatis (standing instruction), Transfer Otomatis Antar Rekening (1. Automatic Fund Transfer (AFT) : Fasilitas untuk mentransfer dana dari BritAma Dollar BRI ke rekening lainnya di BRI, pada tanggal tertentu yang ditetapkan oleh nasabah, 2. Account Sweep : Fasilitas untuk mentransfer dana dari BritAma Dollar BRI ke rekening lainnya secara otomatis sesuai dengan batasan saldo minimal dan maksimal yang ditetapkan nasabah, 3. Automatic Grab Fund (AGF) : Fasilitas untuk menarik (mendebet) dana BritAma Dollar BRI secara otomatis oleh satu rekening tertentu, misalnya untuk angsuran membayaran rekening pinjaman, dan Aksesibilitas BRI Card).
Persyaratan yan harus dipenuhi untuk membuka tabungan BritAma Dollar ini berupa mengisi formulir aplikasi pembukaan tabungan BritAma Dollar, setoran awal minimal USD 50,-, Perorangan: Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP), Non Perorangan: Melampirkan fotokopi Akte Pendirian/Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.





f)       Tabungan Junio[8][8]
BritAma Junio merupakan Produk Tabungan BRI yang secara khusus dilengkapi fasilitas dan fitur yang menarik untuk segment pasar anak sampai dengan remaja.
Keunggulan yang diberikan berupa Bebas biaya adm tabungan & biaya kartu bulanan, Kartu ATM Private Label berdesign khusus karakter atas nama anak, diikutkan pada undian berhadiah, Real time on line, fasilitas e-banking dan program-program promosi menarik.
Fasilitas yang diberikan berupa Fasilitas transfer otomatis (standing instruction) : ( 1. Automatic Fund Transfer (AFT), 2. Account Sweep, 3. Automatic Grab Fund (AGF)), dan Fasilitas Asuransi Kecelakaan Diri atas Nama Anak.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh nasabah untuk membuka tabunan junio ini adalah Mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening BritAma Junio, Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) dan NPWP (bila ada), Minimal setoran awal Rp. 200.000,- (untuk setoran awal bagi nasbaah yang berumur di atas 17 Tahun Rp.500.000,-) dan Paket Tabungan : Tabungan BRI BritAma + Tabungan BRI BritAma Junio = Rp. 1.000.000,-
g)      TabunganKu[9][9]
TabunganKu adalah tabungan untuk perorangan  dengan persyaratan mudah dan ringan yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Keunggulan yang diberikan berupa gratis biaya administrasi bulanan, setoran awal minimum Rp. 20.000,- dan setoran selanjutnya minimum Rp. 10.000,-, bunga dihitung secara harian, gratis biaya penggantian buku apabila rusak/hilang, pembukaan rekening TabunganKu yang mudah dan praktis di seluruh unit kerja BRI.
Persyaratan yang harus dipenuhi adalah hanya untuk Warga Negara Indonesia dan perorangan, mengisi formulir aplikasi pembukaan rekening serta melengkapi identitas diri: KTP/SIM/Passpor


2.      Deposito
Simpanan Berjangka atau Deposito (time deposit = deposito berjangka) adalah simpanan dari pihak ketiga pada bank yang penarikannya hanya dapat dilakukan dalam jangka waktu tertentu menurut perjanjian antara pihak ketiga dan bank yang bersangkutan.[10][10]
Depesito di PT Bank Rakyat Indonesia terbagi atas tiga jenis deposito yaitu deposito Rupiah, Deposito Valas dan Deposit On Call. Penjelasannya sebagai berikut :
a)      Deposito Rupiah[11][11]
Deposito BRI memberikan kenyamanan dan keamanan dalam investasi dana Anda. Keunggulan yang didiberikan adalah keleluasaan dalam memilih jangka waktu Deposito BRI, mulai dari 1,2,3,6,12,18 dan 24 bulan, bebas biaya administrasi, Pencairan sebagian nominal Deposito BRI tanpa merubah nomor rekening, pencairan Deposito BRI di unit kerja lainnya dan suku bunga kompetitif.
Fasilitas yang didapat adalah Perpanjangan Deposito BRI dapat dilakukan secara otomatis (automatic roll-over), Pencairan Deposito BRI pada saat jatuh tempo dapat dilakukan secara: a. Tunai, b. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRI dan c. Ditransfer / kliring ke rekening Bank lain dan Pada saat jatuh tempo, nasabah leluasa untuk menikmati bunga secara: a. Tunai, b. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRI, c. Dikliringkan ke rekening Bank lain, d. Menambah pokok Deposito BRI pada saat perpanjangan (add-on) dan e. Kombinasi dari beberapa pilihan tersebut di atas.
Persyaratannya yaitu mengisi formulir aplikasi pembukaan Deposito BRI Rupiah, setoran minimal Rp. 2.500.000,-, perorangan : melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) dan Non Perorangan  : melampirkan fotokopi Akte Pendirian / Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.
b)      Deposito Valas[12][12]
Produk Deposito BRI yang memberikan kenyamanan investasi dana anda dalam mata uang asing.
Keunggulannya yaitu keleluasaan dalam memilih jangka waktu Deposito BRI Valas, mulai dari 1,2,3,6,12,18 dan 24 bulan, bebas biaya administrasi dan suku bunga kompetitif.
Fasilitas yang diberikan pilihan mata uang: USD, EUR, SGD, JPY, AUD, GBP, HKD, perpanjangan Deposito BRI dapat dilakukan secara otomatis (automatic roll-over), pencairan Deposito BRI Valas pada saat jatuh tempo dapat dilakukan secara : (1. Tunai, 2. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRI dan 3.Ditransfer / kliring ke rekening Bank lain), pada saat jatuh tempo, nasabah leluasa untuk menikmati bunga secara : ( 1. Tunai, 2. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRI, 3. Ditransfer.kliring ke rekening pada Bank lain, 4. Menambah pokok Deposito BRI Valas pada saat perpanjangan (add-on), dan 5. Kombinasi dari beberapa pilihan tersebut di atas)
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh ansabah adalah mengisi formulir aplikasi pembukaan Deposito BRI Valas, Setoran minimal : (1. USD : 1,000.-, 2. AUD : 2,000.-, 2. EUR : 1,500.-, 3. GBP : 1,000.-, 4. SGD : 2,000.-, 5. HKD : 10,000.-, dan 6. JPY : 150,000.-,), perorangan Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) serta Non Perorangan Melampirkan fotokopi Akte Pendirian / Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.
c)      Deposit On Call[13][13]
Deposit on Call (DOC) BRI merupakan produk deposito yang menawarkan investment gain yang tinggi.
Keunggulannya berupa suku bunga kompetitif, bebas biaya administrasi serta jangka waktu 1 hari s/d 1 bulan kurang 1 hari.
Fasilitas berupa Pilihan mata uang: Rupiah, USD dan EUR, Pencairan Deposit on Call (DOC) pada saat jatuh tempo dapat dilakukan secara :1. Tunai, 2. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRI dan 3. Ditransfer / kliring ke rekening Bank lain, Pada saat jatuh tempo, nasabah leluasa untuk menikmati bunga secara : 1. Tunai, 2. Dipindahbukukan ke rekening lain di BRIdan 3. Ditransfer.kliring ke rekening pada Bank lain.
Persyaratan yang harus dipenuhi mengisi formulir aplikasi pembukaan Deposit on Call BRI, minimal penempatan Rp. 500.000.000,- atau ekuivalennya, Perorangan: Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP)dan Non Perorangan: Melampirkan fotokopi Akte Pendirian/Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.
3.      Giro BRI
Giro adalah simpanan dari pihak ketiga kepada bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek, BG, atau surat perintah penarikan lainnya atau dengan cara pemindahbukuan. Sedangkan Jumlah Giro yang dimaksud adalah total keseluruhan Giro yang dihimpun oleh bank dalam periode tertentu.[14][14]
Giro BRI memiliki dua jenis yaitu Giro BRI Rupiah dan Giro BRI Valas penjelasannya sebagai berikut :
a.      Giro BRI Rupiah[15][15]
Giro dari Bank BRI yang mempermudah transaksi bisnis dan keuangan Anda. Keunggulan berupa Real Time Online, dapat bertransaksi secara online di lebih dari 7000 unit kerja on-line yang tersebar di seluruh Indonesia serta kemudahan bertransaksi setiap saat dengan mempergunakan Cek dan Bilyet Giro BRI.
Fasilitas yang diberikan berupa Fasilitas transfer otomatis (standing instruction), Automatic Fund Transfer (AFT) yaitu Fasilitas untuk mentransfer dana dari GiroBRI ke rekening lainnya di BRI, pada tanggal tertentu yang ditetapkan oleh nasabah, Account Sweep yaitu Fasilitas untuk mentransfer dana dari GiroBRI ke rekening lainnya secara otomatis sesuai dengan batasan saldo minimal dan maksimal yang ditetapkan nasabah, dan Automatic Grab Fund (AGF) yaitu Fasilitas untuk menarik (mendebet) dana GiroBRI secara otomatis oleh satu rekening tertentu, misalnya untuk angsuran pembayaran rekening pinjaman.
Persyaratan yang harus dipenuhi oleh nasabah yaitu mengisi aplikasi pembukaan GiroBRI Rupiah, setoran awal minimum Rp. 1.000.000,-, Perorangan: Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) dan NPWP (bila ada), dan Non Perorangan: Melampirkan fotokopi Akte Pendirian/Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa.



b.      Giro BRI Valas[16][16]
Produk Giro dari Bank BRI dalam mata uang asing. Keunggulannya berupa Real Time Online, Dapat bertransaksi secara online di lebih dari 7000 unit kerja on-line yang tersebar di seluruh Indonesia dan Bebas biaya administrasi di bulan pertama pembukaan rekening.
Fasilitasnya Tersedia dalam mata uang: US Dollar, EURO, SGD, JPY, AUD. Persyaratan yang harus di penuhi oleh nasabah adalah :
1.      Setoran
Setoran Minimal
Biaya Administrasi
USD
:
1,000
5
EURO
:
3,000
5
SGD
:
3,000
10
JPY
:
350,000
500
AUD
:
5,000
10

2.      Mengisi formulir aplikasi pembukaan GiroBRI Valas.
3.      Perorangan: Melampirkan fotokopi kartu identitas (KTP/SIM/Paspor dan KITAS/KITAP) dan NPWP (bila ada).
4.      Non Perorangan: Melampirkan fotokopi Akte Pendirian/Anggaran Dasar, Ijin usaha, NPWP dan dokumen identitas pengurus serta asli Surat Kuasa, Mengisi aplikasi pembukaan GiroBRI Rupiah dan Setoran awal minimum Rp. 1.000.000,-

B.     PINJAMAN
Dalam pembiayaan PT Bank Rakyat Indonesia membagi pinjaman dalam lima jenis pinjaman yaitu pinjaman mikro, pinjaman ritel, pinjaman menengah, pinjaman proram dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). akan kita bahas satu persatu sebagai berikut :
1.      Pijaman Mikro
Pinjaman mikro pada PT Bank Rakyat Indonesia disebut jua dengan KUPEDAS yaitu Kredit dengan bunga bersaing yang bersifat umum untuk semua sektor ekonomi, ditujukan untuk individual (badan usaha maupun perorangan) yang memenuhi persyaratan dan dilayani di seluruh BRI Unit dan Teras BRI.
Manfaat yang didapat oleh nasabah yaitu Mendukung berbagai keperluan pembiayaan semua jenis usaha dengan memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi, Mendukung pemenuhan kebutuhan lainnya seperti pembiayaan pendidikan, perbaikan rumah, pembelian kendaraan, dsb serta Berlaku untuk semua sektor usaha, meliputi pertanian, perdagangan, perindustrian, maupun jasa lainnya.
Keunggulan program ini adalah Bunga bersaing & syarat mudah, Agunan tidak harus bersertifikat, Angsuran sesuai kebutuhan (bulanan / musiman / dll), Biaya administrasi mulai dari Rp 10.000,-, Bebas biaya provisi dan Bonus bagi debitur yang angsurannya dibayar tepat waktu.
Fasilitas yang didapatkan yaitu Memperoleh asuransi jiwa kredit, Memperoleh asuransi jiwa, kesehatan, kecelakaan, dan meninggal dunia dan Setoran dapat dilakukan di semua BRI Unit maupun melalui EDC Collection.
Persyaratan yang harus dipenuhi adalah Melampirkan legalitas usaha.
Minimal surat keterangan usaha dari Kepala Desa / Lurah / Pasar, Pengalaman usaha minimal 1 tahun dan Melampirkan dokumen identitas diri KTP / SIM.
2.      Pinjaman Ritel[17][17]
Pembahasan dalam ritel ini banyak maka penulis hanya akan menjelaskan pengertian dari program-program tersebut untuk lebih jelasnya pembaca bisa melihat pada websitenya yang tertera pada catatan kaki.
a.       Kredit agunan kas yaitu Fasilitas kredit yang seluruh jaminannya berupa kas (fully cash collateral).
b.      Kredit Express yaitu Fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur profesional (Dokter, Pengacara, Notaris dll) yang digunakan untuk kebutuhan produktif baik modal kerja maupun investasi, dengan sistem angsuran tetap setiap bulan atau besaran angsuran pokok sama untuk setiap bulan/sesuai cash flow debitur.
c.       Kredit investasi yaitu Fasilitas kredit jangka menengah atau jangka panjang untuk membiayai barang modal / aktiva tetap perusahaan, seperti pengadaan mesin, peralatan, kendaraan, bangunan dan lain-lain.
d.      Kredit modal kerja yaitu Fasilitas kredit untuk membiayai operasional usaha termasuk kebutuhan untuk pengadaan bahan baku, proses produksi, piutang dan persediaan.
e.       Kredit Modal Kerja Ekspor yaitu Fasilitas kredit untuk pembiayaan produksi atau pembelian barang-barang untuk di ekspor (pre-ekspor financing) atau pembiayaan kepada nasabah yang akan melakukan negosiasi wesel ekspor (post ekspor financing)
f.       Kredit modal kerja konstruksi yaitu Fasilitas kredit yang diberikan untuk pembiayaan jasa konstruksi / pekerjaan yang berhubungan dengan penyelesaian suatu proyek misalnya proyek pembangunan gedung, perumahan, jalan, pekerjaan supervise konstruksi, pekerjaan penyediaan barang atau jasa yang terkait dengan proyek.
g.      Kredit Modal Kerja Konstruksi - BO I yaitu Fasilitas kredit yang diberikan untuk seluruh pekerjaan jasa konstruksi yang sumber pembayarannya berasal dari dana APBN.
h.      Kredit BRIGuna yaitu Kredit yang diberikan kepada calon debitur/debitur dengan sumber pembayaran yang berasal dari sumber penghasilan tetap/fixed income (gaji/uang pensiun).
i.        Kredit waralaba yaitu Kredit yang diberikan dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha waralaba.
j.        Kredit SPBU yaitu Fasilitas kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi untuk usaha SPBU PERTAMINA.
k.      Kredit Resi Gudang yaitu Fasilitas kredit Bank yang diberikan atas jaminan Resi Gudang.
l.        Kredit Peilik Gudang yaitu Fasilitas Kredit Investasi dalam mata uang rupiah untuk pemilikan bangunan gudang baik secara indent maupun ready stock berikut fasilitas yang melekat pada gudang untuk mendukung kegiatan usaha komersial.
m.    Kredit Talangan SPBU yaitu Fasilitas kredit yang diberikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja dan investasi untuk usaha SPBU PERTAMINA.
n.      Kredit Batu Bara yaitu Fasilitas kredit untuk membiayai operasional perusahaan dalam rangka melakukan kegiatan yang berkaitan dengan eksploitasi dan jasa pertimbangan Batu Bara.
o.      Kredit Modal Kerja Mitra HMCC yaitu Fasilitas Kredit Modal Kerja distributor supplier financing yang khusus digunakan untuk membiayai kebutuhan modal kerja untuk perdagangan komputer antara Distributor dengan Main Dealer / Retailer di Harco Mangga Dua Computer Center (HMCC).
p.      Mitra WIKA yaitu Fasilitas kredit mitra yang diberikan BRI kepada Sub-Kontraktor dan/atau Supplier (Debitur) dan/atau mandor untuk keperluan pembayaran pembiayaan dalam rangka pengerjaan proyek, pengadaan barang dan atau jasa atas dasar SPK atau kontrak dari PT WIKA (Persero).
q.      Kredit Waralaba ALFAMART yaitu Fasilitas kredit untuk membiayai bisnis waralaba mini market Alfamart.
r.        Kredit Modal Kerja Mitra PP yaitu Fasilitas kredit yang diberikan kepada Sub-kontraktor, Supplier dan Mandor untuk membiayai tagihan atau piutang / Invoice kepada PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk. , Mitra PP.
s.       Kredit Kepada Anggota PDGI yaitu Fasilitas kredit yang diberikan khusus kepada anggota PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) untuk pengembangan usaha prakteknya.
t.        Kredit Kepada PPTKIS dan Tenaga Kerja Indonesia yaitu Fasilitas kredit dari Bank BRI yang dapat dimanfaatkan oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) berupa kredit modal kerja untuk pengelolaan penempatan tenaga kerja Indonesia diluar negeri dan kredit kepada Calon/Tenaga Kerja Indonesia (CTKI/TKI) dalam rangka persiapan dan pelatihan CTKI/TKI yang bersangkutan.

3.      Pinjaman Menengah
Pinjaman menengah merupakan pinjaman kepada nasabah yan bererak di bidang bisnis menegah. Seperti begerak dibidang pertanian, perikanan, dan sebaainya. Adapun programnya sebagai berikut :
a.       Agribisnis yaitu Kredit Agribisnis merupakan kredit yang diberikan kepada individu atau perusahaan yang bergerak di bidang pertanian (agribisnis) dalam arti luas, baik untuk kegiatan on-farm maupun off-farm dari hulu hingga hilir, seperti bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, peternakan, perikanan, perdagangan, penunjang dan jasa lainnya yang terkait bidang agribisnis.
b.      Bisnis umum, program ini tidak ada penjelasannya pada website resmi PT Bank Rakyat Indonesia, Namun jika ingin mengetahui bisa hubungi Call BRI 14017.

4.      Pinjaman Program
Dalam proram ini bank memberikan fasilitas pinjaman kepada nasabah yang bersifat membantu rakyat serta program kerja pemerintah. Adapun bentuk-bentuk programnyasebaai berikut :
a.       KPEN Rupiah yaitu Kredit Pengembangan  Energi Nabati & Revitalisasi Perkebunan (KPEN-RP) Non Kemitraan adalah Kredit Investasi yang diberikan oleh Bank BRI kepada Petani langsung dengan memperoleh subsidi bunga dari Pemerintah dalam rangka mendukung Program Pengembangan Bahan Baku Bahan Bakar Nabati dan Program Revitalisasi Perkebunan.[18][18]
b.      KPPE Tebu yaitu Kredit ketahanan Pangan & Energi (KKPE) - Tebu adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan kepada petani peserta untuk keperluan pengembangan budidaya tebu, melalui kelompok tani atau koperasi yang bermitra dengan Mitra Usaha / PG (Pabrik Gula).[19][19]
Adapun ketentuannya adalah petani perorangan : Menjadi anggota Kelompok Tani / Koperasi, Menggarap lahan sendiri atau petani penggarap, Bila petani penggarap, disertai surat keterangan pemilik lahan yang diketahui Kepala Desa, Luas lahan maksimal 4 (empat) Ha dan tidak melebihi plafond kredit Rp. 50 juta per individu, Berusia diatas 21 th atau sdh menikah serta Menjadi binaan koperasi / perusahaan mitra / instansi terkait.[20][20]
c.       KPPE yaitu Kredit Ketahanan Pangan & Energi adalah Kredit investasi dan/atau modal kerja yang diberikan dalam rangka mendukung pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Program Pengembangan Tanaman Bahan Baku Bahan Bakar Nabati. Beberapa obyek yang dapat dibiayai antara lain :[21][21]
a)      Tanaman Pangan : Padi, jagung, kedelai, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, koro, perbenihan (padi, jagung dan atau kedelai).
b)      Hortikultura : Bawang merah, cabai, kentang, bawang putih, tomat, jahe, kunyit, kencur, pisang, salak, nenas, buah naga, melon, semangka, pepaya, strawberi, pemeliharaan manggis, mangga, durian, jeruk, dan atau apel.
c)      Peternakan : Sapi Potong, sapi perah, sapi, kerbau, kambing/domba, ayam ras, ayam buras, itik, burung puyuh, dan atau kelinci.
d)     Pangan : Gabah, jagung dan atau kedelai.
e)      Pengadaan / Peremajaan alat dan mesin : Untuk mendukung usaha tsb di atas meliputi traktor, power threser, corn sheller, pompa air, dryer, vacuum fryer, chopper, mesin tetas, pendingin susu, dan atau biodigester.
f)       Perikanan : Diberikan untuk membiayai modal kerja usaha penangkapan ikan melalui KUB atau pembudidayaan ikan melalui pokdakan.

5.      Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah Kredit Modal Kerja dan atau Kredit Investasi dengan plafon kredit sampai dengan Rp 500 juta yang diberikan kepada usaha mikro, kecil dan koperasi yang memiliki usaha produktif yang akan mendapat penjaminan dari Perusahaan Penjamin.
Proram ini juga melayani kepada TKI yaitu KUR TKI BRI adalah Fasilitas kredit yang diberikan kepada TKI yang digunakan untuk pengurusan dokumen, pelatihan dan pemberangkatan TKI ke luar negeri.

C.    JASA BANK
Jasa-jasa yang diberikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia sangat banyak sekali salah satunya yaitu jasa bisnis yang meliputi jasa bank Garansi, Jasa Kliring, Remittance, Jasa SKBDN, Jasa layanan ekspor impor, jasa keuangan meliputi       Bill Payment[22][22], jasa Penerimaan Setoran [23][23], Jasa Transaksi online[24][24], transfer dan LLG[25][25], Jasa Kelembagaan meliputi Jasa SPP Online dan Cash Manaemen BRI[26][26] dan jasa-jasa lainnya.
masih banyak produk-produk pada PT Bank Rakyat Indonesia sepereti Produk Konsumer yang meliputi  kartu kredit kredit kepemilikan rumah, kredit kendaraan bermotor, kredit multiguna, dan outlet SKK (Sentra Kredit Konsumer.
Kemudian PT Bank Rakyat Indonesia juga meluncurkan proram Investasi Perbankan yang meliputi Produk Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DLPK)[27][27], ORI (Obligasi Ritel Indonesia) dan
Suku k Ritel Negara[28][28], ada juga Wali Amanat yang fungsinya adalah Mewakili dan melindungi
BAB III
       PENUTUP

A.    Kesimpulan
PT Bank Rakyat Indonesia adalah salah satu bank milik pemerintah yang terbesar di Indonesia. Pada awalnya Bank Rakyat Indonesia (BRI) didirikan di Purwokerto, Jawa Tengah oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden atau "Bank Bantuan dan Simpanan Milik Kaum Priyayi Purwokerto", suatu lembaga keuangan yang melayani orang-orang berkebangsaan Indonesia (pribumi). Lembaga tersebut berdiri tanggal 16 Desember 1895, yang kemudian dijadikan sebagai hari kelahiran BRI.
PT Bank Rakyat Indonesia berperan dalam penhimpunan dana seperti Tabungan, Giro Bri, pembiayaan, dan memberikan Jasa-jasa keuangan dan jasa lainnya seperti Bank Garansi dan sebagainya.
B.     Saran
Penulis menyarankan bahwa PT Bank Rakyat Indonesia perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi jika terjadi krisis dunia karena PT Bank Rakyat Indonesia masih mengunakan system bunga pada setiap produk-produknya. Seperti krisis pada tahun 1998 yang tetap exis hanya bank syariah yaitu Bank Muamalat Indonesia.















DAFTAR PUSTAKA

Brigham, Ehrhardt, Eugene F, and Daves, Phillip R, 2004, Intermediate Financial
Management, eight edition, International Student Edition. Thomson, Sout-
Western, Mason, Ohio, USA.
Company Repot Bank Bank Central